Hakim minta Jaksa Park menyampaikan pendapatnya.
“Seorang anak muda Korea terbunuh, karena kemiskinannya dia
harus bekerja paruh waktu untuk membiayai sekolahnya. Harapan dan kebanggaan
keluarga telah mati tanpa adanya alasan. Terdakwa Alex Turner Jang mungkin
seperti hanya pemuda berusia 18 tahun
tapi hanya karena atas nama kesenangan dia melupakan rasa kemanusiaannya".





